Categories
Uncategorized

Yuk Cari Tahu Definisi Penyakit Sesak Napas, Gejalanya, Penyebab, Sampai Dengan Pengobatan dan Pencegahan di SehatQ.com

gejala sesak napas

Yuk Cari Tahu Definisi Penyakit Sesak Napas, Gejalanya, Penyebab, Sampai Dengan Pengobatan dan Pencegahan di SehatQ.com – Sesak napas merupakan salah satu gejala dari seseorang yang terkena Covid-19. Tapi sebelum mengatakan seseorang terpapar Covid-19, ada baiknya untuk ketahui lebih dalam mengenai penyakit tersebut.

Karena belum tentu orang yang mengalami Direktori Penyakit seperti gejala sesak nafas terpapar Covid-19. Penyakit yang saat ini sedang meresahkan umat manusia di seluruh dunia.

Yuk Cari Tahu Definisi Penyakit Sesak Napas, Gejalanya, Penyebab, Sampai Dengan Pengobatan dan Pencegahan di SehatQ.com

Pengertian Sesak Napas

Bila Anda merasa sudah untuk bernapas, apalagi saat menarik napas. Itu merupakan salah satu tanda Anda mengalami sesak napas. Yakni udara yang masuk ke dalam paru-paru dirasa tidak lancar.

Tidak jarang juga penderita merasakan rasa yang tidak nyaman saat akan menghirup juga menghembuskan udara. Bahkan tidak jarang juga ada rasa ingin menarik napas terus menerus.

Tapi ada juga penyebab lainnya yang umum terjadi, diantaranya:

  • Pilek
  • Alergi
  • Infeksi pada saluran pernapasan dan paru-paru
  • Asma
  • Anemia
  • Kehamilan
  • Sinusitis
  • Tekanan darah rendah
  • Patah tulang rusuk
  • Keracunan karbon monoksida
  • Kanker paru-paru
  • Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK)
  • Penyakit jantung
  • Emboli paru

Gejala Sesak Napas

Gejala pada sesak napas bisa menyebabkan dua penyakit serius, yakni maag dan serangan jantung. Oleh sebab itu Anda harus waspadai keduanya bila merasakan gejala sesak napas.

Sesak napas yang diakibatkan oleh  maag terjadi saat asam lambung naik ke kerongkongan, yang kemudian masuk ke tenggorokan lalu berlanjut ke paru-paru. Sehingga pada saluran pernapasan terjadi pembengkakan yang akhirnya membuat seseorang sulit bernapas. Bila sudah demikian, maka harus ada tindakan oleh dokter dengan segera agar mendapatkan penanganan.

Dan Anda juga harus waspada bila gejala sakit maag sudah berlangsung lama dan disertai dengan gejala lainnya seperti:

  • Sering muntah sampai keluar darah
  • Sering keluar keringat dingin
  • Adanya penurunan berat badan secara berkala
  • Nafsu makan tiba-tiba berkurang
  • Muncul warna kuning pada mata dan kulit
  • Ada warna gelap pada tinja

Sedangkan sesak napas pada penderita serangan jantung, biasanya diiringi dengan rasa nyeri pada bagian dada yang sangat kuat, bahkan terasa seperti dada Anda sedang tertindih.

Selanjutnya menyebar ke bagian atas perut, bahu, punggung, tenggorokan, lengan, sampai dengan rahang.

Bila rasa sesak pada napas sudah berbahaya, maka harus ditangani langsung oleh dokter. Karena kematian yang akan terjadi bila sesak napas pada serangan jantung tidak ditangani segera.

Saat ini juga ditambah dengan gejala sesak napas oleh Covid-19, Anda harus waspada bila gejala diikuti dengan gejala lainnya seperti batuk dan demam.

Gejala sesak pada pernapasan tidak boleh dianggap remeh dan disepelekan. Karena harus ada tindakan serius untuk menanganinya.

Penyebab Sesak Napas

Sesak napas tidak muncul begitu saja, karena ada beberapa penyebab atau faktor yang menjadi mengakibatkan seseorang terkena gejala sesak napas, diantaranya:

  • Obesitas
  • Perokok aktif maupun pasif
  • Alergi yang parah
  • Keracunan karbon monoksida
  • Kehilangan darah secara tiba-tiba
  • Anemia
  • Gangguan kecemasan
  • Patah tulang iga
  • Tersedak
  • Pembengkakan penutup tenggorokan
  • Sindrom Guillain-Barre
  • Kyphoscoliosis
  • Myasthenia gravis

Pengobatan dan Penanganan

Ada banyak cara untuk menangani penyakit ini, yang diantaranya adalah:

  • Hindari faktor penyebab terjadinya sesak napas.
  • Mengonsumsi obat-obatan khusus penyakit gejala sesak napas seperti dekongestan dan juga antihistamin.
  • Berhenti untuk merokok.
  • Merubah gaya hidup sehat.
  • Untuk penderita asma sebaiknya disediakan obat yang dihirup dan minum.
  • Diet sehat bila Anda memiliki bobot di atas rata-rata.
  • Kurangi aktivitas yang berlebihan, terutama mengangkat benda-benda berat.

Segera atasi bila gejala sesak napas sudah mulai sering dirasakan ke dokter. Semoga informasi di atas bermanfaat!

Categories
Uncategorized

Cara Menanam Bawang Merah Di Rumah

Pernahkah kita berpikir daripada beli bawang merah yang harganya naik turun, lebih baik menanam sendiri. bahkan berpikir untuk berjualan bawang merah hasil tanaman sendiri. Sebenarnya itu sangat realistis dilakukan. Sebab cara menanam bawang merah di rumah sangat mudah dilakukan.

cara menanam bawang merah di rumah

Baca juga artikel lain di : http://www.wakra.net/

Syarat Tanaman Bawang Merah Dapat Tumbuh

Sebelum membahas panjang lebar caranya. Perlu kiranya kita mengetahui mungkinkah bawang merah hidup tidak di sawah atau kebun. Jawabannya mungkin asalkan syarat-syarat kondisi lingkungan yang memungkinkannya tumbuh dapat terpenuhi. Pertanyaannya adalah apa saja syarat tersebut?

Bawang merah adalah jenis tanaman yag memang bisa tumbuh di iklim tropis. Sebab tumbuhan ini butuh mendapatkan sinar matahari selama 12 jam dalam sehari. Ia dapat hidup baik di dataran rendah maupun tinggi, tepatnya antara 0-900 meter diatas permukaan laut. Dengan suhu antara 25-35 derajat Celsius.

Hidup di tanah yang mengandung subur dengan pH keasaman pada tingkat antara 5-5,7. Selama semua itu terpenuhi bawang merah dapat hidup.

Sekilas Tentang Cara Menanam Bawang Merah Di Rumah

Caranya sama dengan tahapan penanaman bawang merah pada umumnya. Mulai dari penyiapan media, penyiapan bibit, penanaman, perawatan, pemanenan dan perlakuan pasca panen. Hanya saja secara teknisnya berbeda-beda disesuaikan dengan media yang digunakan.

Model-Model Metode Penanaman Bawang Merah di Rumah

Perbedaan mendasar adalah dalam hal penggunaan media. Ada tiga macam model cara menanam bawang merah di rumah. Model tersebut antara lain dengan menggunakan tanah dengan pot, tanah dengan polybag dan teknik hidroponik (tanpa tanah).

Namun pada artikel kali ini kita hanya mempelajari menggunakan pot dan polybag. Sebab penggunaan teknik hidroponik memerlukan penjelasan yang cukup mendalam. Demi supaya lebih jelas lebih baik dijelaskan dalam tulisan tersendiri.

Langkah Menanam Bawang Merah Menggunakan Tanah Pot & Polybag

Cara menanam bawang merah di rumah langkah-langkahnya sudah dijelaskan diatas. Langkah tersebut dapat secara singkat dijabarkan sebagai berikut.

  1. Penyiapan tempat

Langkah pertama adalah menyiapkan tempat menanam dan media tanamnya. Siapkan pot atau polybag tempat menanamnya. Berikan tanah subu serta campurkan pupuk di setiap pot yang digunakan.

  • Siapkan Bibitnya

Bibit bisa didapatkan dengan membeli di toko pertanian atau menggunakan bawang merah sisa memasak. Pilih yang paling baik. Tandanya adalah tidak ada bercak hitamnya. Saat hendak menanamnya potong sedikit ujungnya agar lebih cepat tumbuh tunasnya. Namun apabila sudah muncul daun dan akar di bawang tersebut tidak perlu dipotong.

  • Penanaman

Tanam dalam pot yang sudah disiapkan tersebut. Jangan terlalu dalam, kira-kira ¾ bagian bawang. Tanamlah dengan sedikit memutar seperti sekrup. Jangan terlalu di tekan saat menanamnya

apabila menanam di pot yang besar dapat diberi jarak 15×15 cm atau 20x20cm. Supaya pertumbuhan umbi bawangnya nanti memiliki cukup ruang. Namun apabila menggunakan pot yang kecil cukup ditanam satu persatu.

  • Pemeliharaan

Pada tahap pemeliharan hal yang perlu diperhatikan adalah masalah penyiraman, pemupukan, penjagaan dari gulma, hama dan penyakit layu.

Penyiraman dilakukan secara rutin setiap hari. Pada 10 hari pertama dilakukan setiap pagi dan sore hari. Setelah diatas 10 hari, saat sudah tumbuh daun cukup sekali sehari. Saat menyiram jangan sampai air menggenang.

Pemupukan lanjutan dilakukan setelah satu bulan ditanam. Penggunaannya perlu diperhatikan. Ada dua jenis pupuk yang bisa digunakan yaitu pupuk untuk membesarkan daun dan pupuk untuk membesakan buah. Pilihlah sesuai alasan menanam bawang merah apakah diambil daun atau bawangnya.

Penjagaan dari gulma dan hama harus dilakukan. Gulma atau tanaman liar di sekitar pot sebaiknya senantiasa dibersihkan agar penyerapan mineral sempurna.

Hama yang mungkin muncul adalah ulat. Dapat dilihat di daun berwarna putih. Biasanya juga terlihat daun yang dimakan ulat. Solusinya bisa diambil secara manual atau disemprot pestisida. Terkadang penyakit layu bisa menyerang. Biasnaya disbabkan karena jamur. Solusinya adalah membuang jauh-jauh tanaman yang sudah terkena jamur agar tidak menular.

  • Pemanenan

Pemanenan dilakukan kurang lebih pada hari ke 60. Tanda siap dipanen adalah daun bawang yang namak rebah 70%. Ini tandanya bawang sudah cukup tua untuk dipanen. Selain itu juga bisa dilihat salah satu tanaman apakah ukurannya sudah cukup untuk dipanen.

  • Pengeringan

Setelah dipanen bawang dikeringkan dengan cara dijemur di bawah sinar matahari selama kurang lebih 2 minggu. Supaya mendapatkan bawang yang kadar airnya pas. Baru setelah itu bawang bisa dikonsumsi atau dijual.

Saat sudah kering lebih baik bawang disimpan dengan diikat digantung bersama daunnya. Serta sebaiknya tidak dicampur dengan komoditi lain.

Cara menanam bawang merah di rumah yang dijelaskan diatas sangatlah mudah diterapkan. Sebab bawang termasuk tanaman yang tidak memerlukan kerumitan untuk menumbuhkannya. Setiap orang dapat menumbuhkannya. Hasil panennya dapat dijual atau dipergunakan sendiri.

Mudah bukan? Nah, jika Anda penasaran cara budidaya yang lainnya, jangan khawatir karena cekaja.com menyajikan berbagai informasi yang lengkap terkaitnya. Penasaran bagaimana? Langsung saja kunjungi link berikut ini.

https://www.cekaja.com/info/cara-budidaya-bawang-merah/